Skip links

Estonia Negara Digital Pertama di Dunia, Percaya?

Pasti gak tertebak! – Jika ditanya, negara mana yang paling modern dan penerapan teknologi terbaik sedunia? Banyak yang akan menjawab Amerika Serikat atau Jepang. Kenyataannya negara modern pertama di dunia yaitu Estonia. Hal ini dibuktikan dalam laporan yang diterbitkan oleh Wired, berjudul Online Biz is Booming in Estonia. Mungkin sebagian dari kalian merasa asing dengan negara bernama Estonia. Estonia merupakan negara berdaulat di kawasan Baltik di Eropa Utara.

Negara ini menjadi rumah bagi 200-an startup. Ada empat startup unicorn di negara yang hanya memiliki 1,3 juta penduduk ini, diantaranya yaitu Skype, Playtech, TransferWise, dan Taxify. Dilansir oleh Wired, Estonia ternyata sudah berencana membentuk masyarakat yang 100% digital sejak tahun 1990-an. Oleh karena itu, tidak heran apabila Estonia menjadi negara digital pertama di dunia. Laporan World Economic Forum yang dijabarkan oleh Wired mengungkapkan bahwa Estonia menduduki posisi ke-8 dari 82 negara yang mempraktikan internet secara aktif dan berada di posisi kedua sebagai negera pengguna e-banking terbanyak dan ketiga dalam penerapan e-goverment.

Estonia berhasil menghemat anggaran sebesar $200 ribu untuk urusan dokumen pemerintahan. Mereka meninggalkan kertas dan beralih sepenuhnya ke digital, seperti yang telah diterapkan dalam pemilihan umum. Hal ini baru pertama kali dilakukan, sebuah negara yang mengadakan pemilu 100% online sejak tahun 2007. Bahkan untuk menunjukkan kemajuannya di dunia digital, penulisan di e-mail atau e-commerce ditulis menjadi E-stonia. Sampai-sampai disebut ‘e-state’ atau negara elektronik Estonia.

Negara ini juga merupakan surga bagi startup. Dikutip dari laporan Startup Estonia, pendanaan bagi startup naik terus tiap tahunnya. Pada pertengahan tahun 2018 saja telah mencapai €245,7 juta. Jumlah ini telah melebihi total pada tahun sebelumnya sebesar €272,2 juta.

Estonia lebih fokus membangun negara digital dengan sistem yang efektif dan efisien. Negara ini salah satu pengguna internet paling awal. Terbukti sejak tahun 2002 semua wilayah di Estonia sudah memiliki jaringan internet. Bahkan sejak tahun 1997, hampir semua sekolah di Estonia telah dilengkapi jaringan internet. Kurikulum progamming dan coding juga wajib dari usia TK. Anak-anak sedari dini diperkenalkan dengan teknologi.

Dalam sistem pemerintahan pun semua sudah dilakukan online, paperless, dan digital. Dari mulai bayar pajak, perpanjangan paspor, daftar nikah, dan segala dokumen resmi diurus via online. Setiap warga negara Estonia memiliki kartu penduduk yang super canggih dan telah terintegrasi di awal tahun 2000-an. Semua dokumen dan identitas diri telah terintegrasi dalam kartu super canggih ini. Tiap warga juga memiliki tanda tangan elektronik. Warga pun rela membayar pajak lebih tinggi yang dialokasikan untuk transportasi umum gratis.

Investasi keamanan terbesar di Estonia yaitu untuk perlindungan cyber. Dikarenakan semua telah dilakukan secara online, tentu keamanan data-data pribadi warga menjadi prioritas utama. Keberhasilan membangun negara digital inilah yang memberikan peluang tak terbatas bagi Estonia. Salah satunya dalam kebijakan e-residency, semua orang dapat melamar dan diterima menjadi penduduk Estonia. Ini memungkinkan terjadi karena semua dapat diurus online, jadi semua orang bisa menjadi penduduk e-state Estonia. Bagaimana tertarik?

Estonia menjadi contoh terbaik dalam menggunakan kemajuan teknologi internet dan digitalisasi ke arah positif yang dapat mempermudah segala aspek dalam kehidupan manusia. Negara ini juga menjadi contoh terbaik bahwa segala urusan pemerintahan dapat dibangun sepenuhnya melalui online, tanpa ada batasan geografi dan demografi.

Pembangunan negara e-state seperti Estonia ini juga harus didukung pula oleh warganya. Dapat dimulai dari lapisan bawah dan menengah, seperti UMKM. Kodig.id – IT Developer – Konsultan IT Surabaya memiliki program SEJUTA WEBSITE yaitu jasa pembuatan website COMPANY PROFILE hanya dengan harga SATU JUTA RUPIAH yang dimana ditujukan untuk para pelaku UMKM untuk melebarkan bisnis mereka di dunia digital.

Referensi:

Tirto , Tribunnews , Indopos

 

 

Leave a comment