Strategi Content Marketing yang Tepat
strategi content marketing it developer surabaya

Strategi Content Marketing yang Tepat

Strategi Content Marketing seperti apa yang telah Anda terapkan? – Content marketing dianggap sebagai strategi pemasaran yang paling efektif. Adanya revolusi industri 4.0 mengharuskan para pelaku bisnis untuk selalu mengikuti kemajuan teknologi. Pemasaran tidak hanya dilakukan secara konvensional, tetapi juga di dunia digital.

Pada umumnya, terdapat tiga tahapan dalam membuat strategi content marketing, yaitu merencanakan konten, membuat konten, dan mempromosikan konten. Banyak pelaku bisnis hanya fokus pada membuat konten. Faktanya, merencanakan dan mempromosikan konten termasuk strategi yang paling penting.

Kodig telah merangkum beberapa cara dalam membuat strategi content marketing:

  1. Tujuan konten

Tentukan tujuan dibuatnya content marketing pada bisnis Anda. Terdapat satu metode dari Hubspot yang dapat diterapkan, disebut dengan SMART (Specific, Measurable, Attainable, Relevant, Time-Bound).

  1. Mengetahui target marketing

Penerapan cara ini, Anda dapat membuat buyer persona. Buyer persona merupakan representasi semi-fiktif yang menggambarkan customer ideal berdasarkan riset pasar dan data dari customer Anda. Anda perlu mengetahui siapa saja orang-orang yang berpotensi menggunakan atau membeli produk Anda. Biasanya data yang diperlukan yaitu pekerjaan, biodata (umur, penghasilan, pendidikan, keluarga), hobi, ambisi atau tujuan, apa yang bisa dibantu untuk mencapai tujuan. Barulah Anda dapat membuat konten dengan tepat.

  1. Membuat rencana dan pemetaan konten

Beberapa jenis konten yaitu konten pengenalan, konten branding, dan konten penjualan. Tugas dari pelaku bisnis yaitu melakukan pemetaan ide konten ke dalam masing-masing tipenya untuk tiap persona.

Misalnya,

  • Pengenalan: “10 Sekolah Koding Terbaik di Indonesia”
  • Branding: “Persiapan Short Course Koding yang Wajib Diketahui”
  • Penjualan: “Panduan Cara Belajar Koding dengan Mudah”
  1. Memahami strategi pembuatan konten

Konten branding dan penjualan akan berdampak pada penjualan. Jadi, harus memiliki kualitas konten yang paling baik. Sedangkan, konten pengenalan harus dibuat agar bisa populer. Beberapa tipe konten yaitu eBook, infografis, webinar, artikel blog, dll.

  1. Menerbitkan dan mengelola konten

Buatlah kalender konten agar strategi content marketing dapat sukses. Dengan menjadwalkan terbitnya konten. Anda selalu bisa konsisten dalam memproduksi konten. Suksesnya konten ditentukan oleh tiga faktor yaitu relevan, penting, dan konsisten.

  1. Ukur dan analisa

Setelah melakukan cara-cara di atas. Ini merupakan cara terakhir dan paling penting. Tolok ukur keberhasilan konten pengenalan:

  1. Jumlah visitor
  2. Jumlah share ke social media
  3. Jumlah backlink

Tolok ukur keberhasilan konten branding:

  1. Jumlah subscriber
  2. Tingkat konversi pelanggan
  3. Jumlah followers di akun socmed

Tolok ukur keberhasilan konten penjualan:

  1. CTR menuju landing page/halaman penjualan
  2. Pendapatan
  3. Tingkat konversi penjualan
  4. ROI, perbandingan antara biaya yang dikeluarkan untuk konten dengan pemasukan yang didapat

Anda dapat menggunakan Google Analytics. Faktor yang menyebabkan suatu konten tidak mendapatkan trafik tinggi yaitu salah menargetkan kata kunci, kesalahan menulis meta deskripsi, ukuran gambar terlalu besar, atau penjelasan di artikel tidak lengkap, dsb. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, sebagai pelaku bisnis.

Kodig.id – IT Developer Surabaya – Konsultan IT Surabaya, menerapkan ini sebelum mempublish konten di socmed atau website.

Referensi: panduan , niagahoster , digiads

Leave a Reply