Pentingnya Cyber Security bagi Perusahaan Digital

Pentingnya Cyber Security bagi Perusahaan Digital

Sudah amankah? – Semakin canggihnya teknologi saat ini, sejalan dengan semakin canggihnya hacker (sebutan untuk peretas). Berbagai macam cara pun dilakukan untuk mengidentifikasi dan meluncurkan serangan kepada perusahaan di berbagai industri. Baik perusahaan kecil maupun besar.

Target utama saat ini yaitu perusahaan rintisan digital atau startup dan e-commerce. Walaupun demikian, bank atau perusahaan lain juga tak luput dari sasaran serangan. Keamanan siber (cyber security) merupakan kunci yang sangat penting bagi perusahaan digital. Cyber security adalah teknologi, proses dan praktik yang disusun atau dirancang untuk melindungi jaringan, komputer, program, dan data dari serangan, kerusakan atau akses yang tidak sah. Sering disebut sebagai upaya melindungi informasi dari adanya cyber attack.

Tujuan cyber security itu sederhana, untuk melindungi perangkat berbasis komputer serta data milik perusahaan di dalamnya dari pengaksesan yang tidak berizin dan tidak diharapkan, perubahan data secara illegal, maupun potensi kerusakan lainnya. Cyber security juga sebagai salah satu faktor menjadi cara menilai kemampuan suatu perusahaan dalam mengamankan data-datanya.

Ada beberapa penyebab mengapa perusahaan digital Indonesia rentan akan serangan, diantaranya yaitu:

  1. Perusahaan yang terkenal, karena memiliki “nama”. Hacker merasa tertantang, makin tinggi perusahaan, serangannya juga akan semakin banyak.
  2. Kurangnya rencana merespon serangan dan kurangnya persiapan dalam menghadapi serangan siber. Kebanyakan perusahaan baru akan bertindak ketika ada serangan datang.
  3. Kurangnya kesadaran pegawai akan kejahatan siber. Contohnya, pegawai meng-klik tautan yang tidak aman atau mencolokkan USB yang terinfeksi virus ke perangkat kantor, dsb.

Laporan dari Cybersecurity Venture bekerjasama dengan Herjavec Group pada tahun 2017 dalam Cybercrime Report menunjukkan bahwa dari hari ke hari jenis kerusakan yang diakibatkan oleh serangan siber semakin meningkat.

Hal tersebut dapat dilihat pada survei yang dilakukan Kaspersky Lab pada tahun 2011-2014. Diketahui bahwa sebanyak 27% perusahaan mengalami kehilangan data akibat minimnya keamanan TI. Bahkan, bisnis infrastruktur seperti telekomunikasi punya tingkat kerentanan perangkat lunak yang sangat tinggi hingga 35%.

Hal yang rentan akan serangan siber yaitu yang berkaitan dengan sistem jaringan, seperti transaksi, piranti keras, layanan berbasis TI, data pelanggan, dan informasi rahasia perusahaan lainnya.

Itulah alasan mengapa perusahaan harus menyiapkan produk software dan hardware yang mutakhir guna menangkal setiap serangan cyber yang dapat datang kapan saja. Tak hanya itu, karyawan juga harus dibekali ilmu kursus jaringan komputer, terutama mengenai cyber security. Semoga bermanfaat.

Referensi:

CourseNet , Inixindo , ITgovernance , Kumparan , Phintraco , QWords

Leave a Reply